Menurut Khofifah, operasi pasar murah tidak hanya berfungsi sebagai penekan inflasi, tetapi juga menjadi upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Seiring tingginya respons masyarakat, Pemprov Jatim memastikan kegiatan pasar murah akan digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah. Sejumlah wilayah yang telah menjadi lokasi pelaksanaan antara lain Jember, Gresik, Sidoarjo, dan Lamongan.
“Kami tidak sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi memastikan kebutuhan pokok dapat diakses secara adil dan merata, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah,” tegasnya.