Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan nasional dalam kondisi aman dan mencukupi. Selain itu, pengendalian harga terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga di pasaran.
Salah satu instrumen yang digunakan adalah penyelenggaraan pasar murah di berbagai daerah. Melalui program ini, pemerintah memberikan diskon hingga 10 persen untuk sejumlah komoditas pangan utama, seperti beras dan telur, guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Zulkifli Hasan menjelaskan, pelaksanaan pasar murah didukung kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan mitra transportasi daring. Kerja sama dengan Grab dan Gojek memungkinkan pemberian potongan harga tambahan tanpa membebani pengemudi ojek online.
“Melalui dukungan sponsor, masyarakat bisa mendapatkan diskon hingga 10 persen. Di sisi lain, pengemudi ojek online tidak dibebani biaya tambahan, sehingga semua pihak diuntungkan,” jelasnya.