Moch. Devis menjelaskan, arah program kerja TPID Jatim 2026 difokuskan pada sejumlah langkah strategis, seperti penguatan operasi pasar, koordinasi kebijakan administered prices, peningkatan produktivitas pertanian dan infrastruktur irigasi, serta penguatan kelembagaan dan pembiayaan petani.
Selain itu, TPID juga mendorong penguatan sumber daya manusia pertanian, kerja sama antar daerah, penyediaan sarana transportasi, peningkatan kualitas infrastruktur produksi dan konektivitas, penguatan koordinasi pusat–daerah, peningkatan kualitas data, pengendalian ekspektasi inflasi, hingga peningkatan kapasitas pejuang inflasi.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa capaian kinerja TPID OPD sepanjang 2025 dinilai sesuai target, bahkan sejumlah indikator tercatat melampaui sasaran. Sementara target tahun 2026 ditetapkan secara variatif, menyesuaikan dengan efisiensi dan prioritas masing-masing OPD.