SURABAYA, PustakaJC.co - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran strategis sebagai agen perubahan di tengah pesatnya transformasi digital. Mahasiswa dinilai tidak lagi cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menjadi produsen pengetahuan sekaligus pembentuk opini publik yang bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Sherlita saat mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Kuliah Kebangsaan Penguatan Green Demokrasi dan Uji Kendali Mutu Mahasiswa yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) IBMT Surabaya, Kamis, (29/1/2026).
Menurutnya, tantangan mahasiswa di era digital semakin kompleks. Penguasaan teknologi harus dibarengi dengan kemampuan komunikasi yang cerdas, etis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Mahasiswa hari ini bukan sekadar pengguna teknologi, tetapi juga produsen pengetahuan dan pembentuk opini publik. Karena itu, komunikasi yang dibangun harus mampu menciptakan pemahaman, menggerakkan perubahan, serta memberi nilai bagi masyarakat,” ujar Sherlita, dikutip dari kominfojatim.go.id, Kamis, (29/1/2026).