AAI Jatim Kukuhkan Pengurus Baru, Transformasi Digital Arsip Jadi Prioritas

pemerintahan | 30 Januari 2026 06:41

 

Namun demikian, Andi mengungkapkan tantangan besar masih dihadapi Indonesia dalam tata kelola kearsipan nasional. Berdasarkan data 2025, kebutuhan arsiparis nasional mencapai 142.000 orang, sementara jumlah arsiparis yang tersedia baru 23.428 orang.

 

“Kesenjangannya masih sangat besar. Karena itu dibutuhkan pembinaan yang lebih masif serta kolaborasi lintas OPD agar pengelolaan arsip berjalan optimal dan akuntabel,” tegasnya.

 

Merespons tantangan tersebut, Andi menyebut kepengurusan baru AAI Jatim menjadikan transformasi digital kearsipan sebagai prioritas utama. Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dinilai menjadi langkah strategis untuk beralih dari pengelolaan arsip konvensional menuju digital, termasuk preservasi digital dan manajemen arsip elektronik.

 

“Transformasi ini krusial untuk mencegah ketimpangan kualitas layanan kearsipan sekaligus memperkuat kesiapan arsiparis menghadapi risiko keamanan informasi di era digital,” jelasnya.