SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperluas kolaborasi internasional dengan Swedia melalui penguatan kerja sama di sektor transportasi publik dan pendidikan. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan Duta Besar Swedia untuk Indonesia Daniel Blockert di Surabaya, Jumat, (13/2/2026).
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan publik serta pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur. Dilansir dari antaranews.com, Sabtu, (14/2/2026).
“Kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan di Jawa Timur,” ujarnya.
Pada sektor transportasi, Pemprov Jatim tengah memprioritaskan pengembangan sistem angkutan publik terintegrasi melalui proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Pengalaman dan teknologi Swedia dinilai relevan untuk mendukung pengelolaan transportasi modern, mulai dari sistem operasional, ticketing, hingga solusi mobilitas perkotaan.
Khofifah juga menyebutkan bahwa Swedia telah lama berinvestasi di Jawa Timur, khususnya di sektor perkapalan yang berlokasi di Banyuwangi dan telah berjalan selama puluhan tahun.
Sementara di bidang pendidikan, kedua pihak membahas peluang kerja sama beasiswa dan pertukaran akademik. Delegasi Swedia dijadwalkan mengunjungi Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk menjajaki program pendidikan lanjutan, terutama jenjang doktoral bidang kesehatan (Medical PhD).
Selain pendidikan tinggi, kolaborasi juga diarahkan ke pendidikan menengah melalui pengembangan enam SMA Taruna berbasis boarding school di Jawa Timur. Pemprov Jatim berharap adanya dukungan peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa agar memiliki daya saing di tingkat internasional.
Duta Besar Swedia Daniel Blockert menyatakan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu wilayah prioritas dalam penguatan kerja sama antara Swedia dan Indonesia.
“Transportasi umum dan pendidikan akan menjadi fokus utama kerja sama kami dalam waktu dekat, di samping sektor energi, kesehatan, dan industri manufaktur,” katanya.
Ia menambahkan, Swedia siap berkontribusi melalui teknologi transportasi dan otomotif, termasuk dari perusahaan seperti Scania dan Volvo. Sejumlah perusahaan Swedia lain seperti IKEA, Electrolux, dan H&M juga disebut tertarik memperluas investasi di Jawa Timur. (ivan)