Megengan Jadi Momentum, Khofifah Indar Parawansa Serukan Penguatan Kepedulian Sosial Jelang Ramadhan

pemerintahan | 17 Februari 2026 19:43

Megengan Jadi Momentum, Khofifah Indar Parawansa Serukan Penguatan Kepedulian Sosial Jelang Ramadhan
Khofifah ajak masyarakat perkuat kesalehan sosial sambut Ramadhan. (dok antara)

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan tradisi megengan yang menjadi bagian penting budaya masyarakat Jawa Timur menjelang Ramadhan.

 

“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bisa berkumpul dalam tradisi megengan menyambut bulan suci Ramadhan. Mari saling memaafkan, mempererat silaturahim, serta memperkuat kepedulian sosial,” ujar Gubernur Khofifah di Surabaya, Selasa, (17/2/2026).

 

Menurutnya, tradisi megengan menjadi simbol kesiapan lahir dan batin masyarakat dalam menyambut Ramadhan. Tradisi yang biasanya diisi dengan istighostah, dzikir, dan sholawat tersebut menjadi momentum refleksi diri sekaligus penguatan spiritual.

 

 

 

“Lewat megengan yang diawali dengan istighostah, dzikir, dan sholawat, kita diingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan penyucian jiwa. Untuk menyambutnya, hati harus gembira, bahagia, dan bersih,” katanya.

 

 

Khofifah juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama dengan membersihkan hati dari prasangka buruk, menjaga lisan, serta memperkuat persaudaraan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi ciri khas masyarakat Jawa Timur yang religius dan menjunjung tinggi kebersamaan.

 

“Inilah yang menjadikan masyarakat Jawa Timur dikenal sebagai masyarakat yang religius, guyub, rukun, dan saling menguatkan,” ujar Khofifah.

 

Selain itu, ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami kesulitan dalam menyambut Ramadhan, terutama karena keterbatasan ekonomi. Semangat berbagi dan gotong royong, kata dia, harus terus diperluas sebagai bentuk nyata kesalehan sosial.

 

“Kita saling menguatkan semangat berbagi, saling membantu, dan memperluas kesalehan sosial,”tuturnya.

 

 

 

Khofifah menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Timur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan akhlak masyarakat. Menurutnya, kekuatan sosial dan spiritual menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni dan ketahanan masyarakat.

 

“Pembangunan yang kita lakukan bukan semata membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter, membangun akhlak, dan membangun peradaban,” katanya.

 

Ia berharap momentum Ramadhan dapat semakin memperkuat kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Mari kita bangun ketenangan jiwa dan memperkuat kesalehan sosial,” ucap Gubernur Jatim itu. (ivan)