Pompa-pompa tersebut dioperasikan secara maksimal dan melibatkan sinergi antara BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Lamongan, Balai Pengelola Wilayah Sungai (BPWS), serta dukungan instansi lainnya.
Selain pompa, pintu air dibuka secara terkontrol untuk mengalirkan debit ke saluran utama. Dukungan juga datang dari aparat keamanan, termasuk Polres Lamongan yang menurunkan perahu karet guna membantu mobilitas warga terdampak.

Status Tanggap Darurat Diperpanjang
Pemerintah Kabupaten Lamongan memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 26 Januari 2026. Langkah ini dilakukan agar penanganan darurat, distribusi bantuan, dan pengoperasian peralatan dapat terus berjalan optimal.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno menambahkan, BPBD Jatim memastikan kondisi genangan di kawasan Bengawan Jero relatif stabil, meskipun hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi dalam beberapa hari terakhir dan berpotensi menambah debit air.