"Saat ini, pintu Bengawan Jero tetap ditutup guna mencegah air dari Bengawan Solo masuk kembali. Mekanisme penanganan dilakukan dengan membuang air dari Bengawan Jero ke Bengawan Solo menggunakan pompa berkapasitas besar," ujar Gatot dalam wawancara bersama PustakaJC.co, kemarin.
Pembuangan air itu dilakukan dengan mengerahkan 17 Pompa yang beroperasi selama 24 Jam untuk mempercepat penyurutan genangan. rinciannya; 15 unit pompa dikerahkan di Dam Kuro. Kemudian 2 unit di wilayah Melik.

"Serta ada tambahan 2 unit di Rumah Pompa Kalitengah (masing-masing berkapasitas ±10.000 liter/detik)," sambung Gatot.