DPRD Jatim Apresiasi Mudik Gratis 2026, Sri Wahyuni Ingatkan Pemudik Pastikan Rumah Aman Sebelum Berangkat

pemerintahan | 01 Maret 2026 04:10

DPRD Jatim Apresiasi Mudik Gratis 2026, Sri Wahyuni Ingatkan Pemudik Pastikan Rumah Aman Sebelum Berangkat
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni. (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengapresiasi program Mudik Gratis 2026 yang kembali digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan saat Lebaran.

 

Menurut Sri Wahyuni, mudik gratis tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menunjukkan kehadiran pemerintah dalam menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang ingin pulang kampung merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Minggu, (1/3/2026).

 

“Kami memberikan apresiasi kepada Ibu Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran. Dengan mudik gratis, masyarakat bisa pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya,” ujar Sri Wahyuni saat dikonfirmasi, Sabtu, (28/2/2026).

 

 

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan kuota sebanyak 7.000 pemudik, terdiri dari 4.000 kursi bus untuk jalur darat dan 3.000 kursi kapal laut. Selain itu, tersedia juga fasilitas pengangkutan gratis 200 unit sepeda motor ke berbagai daerah tujuan.

 

Sri Wahyuni menilai fasilitas angkut motor gratis merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pemudik yang biasanya menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.

 

“Fasilitas angkut motor gratis ini sangat penting. Kita tahu risiko perjalanan jauh menggunakan sepeda motor cukup tinggi. Ini bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.

 

 

 

Selain mengapresiasi program tersebut, Sri Wahyuni juga mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan mudik. Ia mengimbau warga untuk memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas dalam kondisi mati, mencabut peralatan elektronik, serta mengamankan barang berharga.

 

“Pastikan listrik yang tidak perlu sudah dimatikan, kompor dan gas benar-benar aman. Jangan lupa cek pintu dan jendela, serta titipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan. Ini penting untuk mencegah kebakaran maupun tindak pencurian,” pesannya.

 

Ia berharap pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat Jawa Timur.

 

“Silaturahmi adalah momen yang sangat berharga. Semoga perjalanan mudik masyarakat Jatim selamat sampai tujuan dan kembali ke rumah dengan penuh cerita bahagia,” pungkas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu. (ivan)