Renny menambahkan perlindungan terhadap pekerja migran tidak hanya dilakukan saat terjadi krisis, tetapi harus dimulai sejak proses penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI), tercatat sekitar 7.000 PMI asal Jawa Timur bekerja di kawasan Timur Tengah. Jumlah terbesar berada di negara seperti Arab Saudi, Turki, dan Qatar. (ivan)