Khofifah juga mengingatkan potensi kepadatan di jalur penyeberangan menuju Bali karena Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 jatuh pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan puncak arus mudik.
Ia meminta antisipasi kemacetan di sekitar Pelabuhan Ketapang, mengingat selama Nyepi tidak ada aktivitas keluar masuk Pulau Bali.
Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiapkan 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional, serta 2.852 pengemudi ambulans.
Pemerintah juga menyiapkan layanan darurat Public Safety Center 119 untuk membantu masyarakat selama arus mudik dan arus balik.
Selain itu, Khofifah meminta PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM dan elpiji tiga kilogram, serta meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memantau kondisi cuaca dan aktivitas Gunung Semeru selama periode mudik. (ivan)