Emil yang juga Ketua Satgas MBG Jawa Timur menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama ini rutin melaporkan berbagai persoalan operasional SPPG kepada Badan Gizi Nasional melalui jalur komunikasi resmi.
Berbagai temuan di lapangan, mulai dari kualitas menu makanan hingga standar operasional dapur, dibahas dalam forum koordinasi yang melibatkan 43 ketua Satgas MBG kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Beberapa laporan yang masuk di antaranya dugaan keracunan makanan serta keluhan mengenai standar harga menu yang dinilai tidak sebanding dengan kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.
“Kami rutin meneruskan laporan tersebut ke BGN. Harapannya ada tindakan tegas agar menjadi pembelajaran dan memberi efek jera,” ujarnya.