Ia menambahkan, sistem pengolahan limbah yang baik menjadi aspek penting dalam operasional dapur MBG karena aktivitas memasak menghasilkan limbah makanan dan minyak dalam jumlah besar.
“IPAL tidak boleh ditawar. Limbah makanan dan minyak sangat banyak. Jika tidak diolah dengan baik, bisa mencemari lingkungan,” kata Emil.
Pemprov Jawa Timur, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar seluruh SPPG memenuhi standar yang ditetapkan sehingga program MBG dapat berjalan lebih baik dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat. (ivan)