GRESIK, PustakaJC.co – Bulan suci Ramadan di Jawa Timur tahun ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya kado spiritual bagi masyarakat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus membagikan Al-Qur’an Mushaf Madinah yang merupakan hadiah langsung dari Penjaga Dua Tanah Suci, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Pembagian mushaf cetakan Madinah Al-Munawwarah tersebut dilakukan secara berkelanjutan sepanjang gelaran safari Ramadan bertajuk Sapa Bansos Amaliyah Ramadan.
Salah satu penyerahan secara simbolis berlangsung di Pendopo Kabupaten Gresik pada Jumat (13/3/2026), dan terus berlanjut ke berbagai daerah seperti Pamekasan, Madiun, Lamongan, Tuban, Jombang, hingga Nganjuk.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pemberian Mushaf Madinah ini bukan sekadar aktivitas berbagi biasa, melainkan cerminan ukhuwah Islamiyah serta simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Arab Saudi.
“Pemberian ini bukan sekadar simbol berbagi di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi cahaya Ramadan untuk masyarakat Jawa Timur sekaligus cerminan hubungan persaudaraan dan persahabatan yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Khofifah, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, hadiah tersebut menghubungkan nilai-nilai spiritual dari Tanah Suci Makkah dan Madinah langsung ke hati masyarakat di Nusantara. Mushaf Madinah dinilai istimewa karena memiliki standar penulisan yang baku dan kualitas tajwid yang terjaga sehingga memudahkan umat dalam mempelajari ayat suci Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar membagikan kitab suci, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu berharap mushaf tersebut menjadi sumber inspirasi dan pedoman hidup dalam keseharian masyarakat, terutama bagi generasi muda.
“Kita berharap mushaf ini tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Khofifah menambahkan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat iman dan akhlak, sehingga Al-Qur’an diharapkan menjadi penguat spiritual di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Penyerahan Al-Qur’an ini juga dilakukan bersamaan dengan penyaluran berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Langkah tersebut bertujuan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan secara materiil, tetapi juga memperoleh penguatan spiritual.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi, merawat empati, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama. Semoga Mushaf Madinah ini menjadi cahaya Ramadan yang menguatkan iman sekaligus mempererat persaudaraan umat,” pungkas Khofifah.
Dengan tulisan yang jelas serta tata letak ayat yang khas, Mushaf Madinah hadiah Raja Salman ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Jawa Timur untuk semakin giat bertadarus dan meraih kemuliaan di sisa bulan suci Ramadan.(ivan)