Selain itu, ia menilai ruang silaturahmi terbuka seperti ini juga berperan dalam menjaga harmoni sosial di Jawa Timur.
Salah satu warga asal Ampel, Surabaya, Fauziah, mengaku tradisi riyayan di kediaman gubernur sudah menjadi agenda rutin keluarganya setiap tahun. Ia datang bersama anak-anak untuk menikmati suasana Lebaran yang hangat.
Hal serupa disampaikan Asiyah, yang merasa bahagia bisa bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah dan berharap kegiatan ini terus digelar secara berkelanjutan.
Sementara itu, Koordinator Gaspol Ojol Perempuan Jawa Timur, Dhea, menilai Khofifah sebagai sosok pemimpin perempuan yang peduli dan inspiratif, khususnya bagi kelompok perempuan rentan.
“Kami bersyukur memiliki pemimpin yang peduli, khususnya bagi perempuan-perempuan rentan. Ini menjadi motivasi bagi kami,” ujarnya. (ivan)