JAKARTA. PustakaJC.co — PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan layanan serta penguatan operasional untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026, sesuai proyeksi Kementerian Perhubungan. Sabtu, (28/3/2026)
"Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28-29 Maret 2026," kata Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono sebagaimana keterangan di Jakarta. Demikian dikutip dari jatim.antaranews.com, Sabtu, (28/3/2026).
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa lonjakan arus kendaraan masih berpotensi terjadi hingga akhir pekan. Oleh sebab itu, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, terutama di titik-titik rawan kepadatan.
Beberapa rest area di ruas Tol Trans Jawa arah Jakarta diprediksi mengalami kepadatan, di antaranya KM 229B dan KM 208B ruas Palikanci serta KM 164B ruas Cipali. Pengguna jalan diimbau untuk memanfaatkan rest area alternatif seperti KM 360B dan KM 380B ruas Batang–Semarang, maupun KM 130B ruas Cipali.
"Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," tambahnya.
Selain itu, pemudik juga disarankan untuk beristirahat di luar tol atau jalur arteri guna menghindari penumpukan kendaraan di rest area dalam tol.
Sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas, Jasa Marga bersama Kepolisian akan menerapkan skema buka-tutup di rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B ruas Tol Jakarta–Cikampek secara situasional.
"Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” ucap Rivan.
Untuk mendistribusikan arus kendaraan, jalur Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) juga difungsikan, khususnya bagi pengguna dari arah Bandung menuju Jakarta, guna mengurangi kepadatan di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek.
Dalam mendukung kelancaran perjalanan, pengguna jalan didorong memanfaatkan aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan informasi lalu lintas secara real time, lokasi dan kapasitas rest area, hingga ketersediaan BBM dan fasilitas pengisian kendaraan listrik.
"Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol," tuturnya.
Rivan juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way. Pengguna jalan diminta tetap disiplin, tidak menggunakan bahu jalan atau lajur kanan untuk mendahului, serta tetap berada di lajur kiri saat melambat.
Jasa Marga mencatat, arus balik menuju Jabotabek hingga 26–27 Maret 2026 terdistribusi cukup merata. Total kendaraan yang telah kembali mencapai 2,36 juta unit atau sekitar 69,45 persen dari proyeksi 3,39 juta kendaraan.
"Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas pengguna jalan tol di rest area," kata Rivan.
Volume kendaraan yang tinggi diperkirakan masih akan terjadi pada akhir pekan, termasuk berdampak pada meningkatnya aktivitas di rest area.
Masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan, kecukupan BBM serta saldo uang elektronik, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. (frcn)