E-Sports Tak Lagi Jakarta Sentris, Wamenekraf Gas Event Nasional di Daerah

pemerintahan | 29 Maret 2026 07:02

E-Sports Tak Lagi Jakarta Sentris, Wamenekraf Gas Event Nasional di Daerah
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong penguatan industri e-sports daerah melalui gelaran PUBG Mobile Anniversary Carnival di Surabaya. (dok antara)

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co - Industri e-sports Indonesia mulai digeser dari pusat ke daerah. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong penguatan ekosistem digital lewat event nasional yang digelar di Surabaya.

 

Langkah itu terlihat dalam gelaran PUB Mobile Anniversary Carnival yang menjadi momentum pengembangan ekonomi kreatif berbasis daerah. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (29/3/2026).

 

“Penyelenggaraan kegiatan e-sports di daerah penting untuk memperluas ekosistem industri digital yang selama ini cenderung terpusat di Jakarta,” ujar Irene, Sabtu (28/3).

 

 

Ia menegaskan, pengembangan e-sports harus dimulai dari akar rumput di berbagai daerah. Tujuannya, melahirkan talenta yang mampu bersaing di level nasional hingga global.

 

Indonesia sendiri dinilai memiliki potensi besar. Jumlah pemain gim yang tinggi harus diarahkan tidak hanya sebagai user, tetapi juga kreator konten dan pengembang aset digital.

 

“Event di daerah seperti Surabaya ini strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat komunitas,” tambahnya.

 

 

Dukungan juga datang dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. Ia menyebut e-sports memberi dampak langsung pada ekonomi riil.

 

“Ini ekonomi nyata. Mereka datang, nonton, beli makan, dan berbelanja di sini,” katanya.

 

Menurut Emil, kegiatan ini tak hanya berdampak pada sektor digital, tetapi juga menggerakkan perputaran ekonomi daerah melalui kehadiran peserta dari berbagai wilayah.

 

 

 

Ia optimistis Jawa Timur berpeluang menjadi tuan rumah event digital berskala nasional hingga internasional, mengingat besarnya jumlah penduduk dan potensi pasar.

 

“E-sports ini ruang produktif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan kemampuan,”tegasnya.

 

Sementara itu, Project Manager PUBG Mobile Indonesia Adi Eka Putra mengungkapkan, Surabaya dipilih karena tingginya antusiasme komunitas di Jawa Timur.

 

Ajang seperti PUBG Mobile National Championship (PMNC) dan PUBG Mobile Jawara Community (PMJC) diharapkan menjadi wadah bagi talenta lokal untuk naik ke level lebih tinggi.

 

“Kami ingin mereka bisa berkompetisi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

 

 

 

 

Tak hanya pertandingan, acara juga dikemas lebih atraktif dengan pertunjukan drone hingga 1.500 unit untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

 

Adi menegaskan, pihaknya berkomitmen memperluas ekosistem e-sports di daerah agar tidak lagi terpusat di ibu kota.

 

Dorongan ini menjadi sinyal kuat: masa depan e-sports Indonesia tak lagi milik Jakarta semata. Daerah kini bersiap jadi panggung baru lahirnya pemain kelas dunia. (ivan)