SURABAYA, PustakaJC.co – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat kinerja positif dari superapp Bale by BTN sepanjang 2025. Nilai transaksi platform digital tersebut meningkat signifikan sebesar 26,25 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dari Rp80 triliun pada 2024 menjadi lebih dari Rp101 triliun. Senin, (30/3/2026).
“Bale by BTN kami kembangkan untuk memperkuat hubungan BTN dengan nasabah melalui transaksi sehari-hari, tidak hanya pada saat pembiayaan. Ini menjadi bagian dari transformasi BTN agar lebih relevan dengan kebutuhan finansial masyarakat,” kata Nixon LP Napitupulu dalam keterangan resmi, Demikian dikutip dari Jawapos.com, senin, (30/3/2026).
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa pertumbuhan ini menjadi indikator kuat keberhasilan transformasi digital perseroan. Bale by BTN dirancang untuk mempererat hubungan dengan nasabah melalui berbagai kebutuhan transaksi harian, tidak hanya terbatas pada pembiayaan perumahan.
Dari sisi pengguna, jumlah user juga melonjak dua kali lipat, dari sekitar 1,8 juta pada 2024 menjadi lebih dari 3,6 juta pada 2025. Sementara itu, volume transaksi meningkat dari 1,2 miliar menjadi lebih dari 2,2 miliar transaksi, atau tumbuh sekitar 79 persen yoy.
Kontribusi Bale by BTN terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel turut menunjukkan peningkatan, dari Rp17 triliun pada 2024 menjadi Rp21,63 triliun di 2025.
Memasuki 2026, BTN menargetkan jumlah pengguna mencapai lebih dari 6 juta dengan dukungan pengembangan lebih dari 68 fitur baru serta peningkatan kualitas layanan untuk memperkuat pengalaman pengguna.
Senior Executive Vice President Digital Business BTN Thomas Wahyudi menjelaskan bahwa pertumbuhan Bale didorong oleh integrasi ekosistem digital yang semakin luas. Saat ini, Bale by BTN telah terhubung dengan berbagai layanan seperti Bale Properti, Bale Merchant, Bale Bisnis, Bale Agen, hingga Bale Community.
Selain itu, BTN juga menghadirkan fitur Bale Wisata yang memungkinkan nasabah mengakses layanan perjalanan, mulai dari tiket transportasi hingga akomodasi hotel dalam satu aplikasi. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata nasional sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi. (frcn)