Harga BBM Non Subsidi Masih Ditahan, Pemerintah Tunggu Kajian Usai Lawatan Luar Negeri

pemerintahan | 01 April 2026 17:02

Harga BBM Non Subsidi Masih Ditahan, Pemerintah Tunggu Kajian Usai Lawatan Luar Negeri
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (dok Jawapos).

 

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah memastikan belum akan melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi meski harga minyak dunia tengah mengalami fluktuasi akibat dinamika global. Rabu, (1/3/2026). 

 

 

"Menyangkut dengan penyesuaian harga BBM non subsidi, saat kami kembali ke Jakarta. Baru kami akan melakukan pembahasan dengan melihat dinamika yang ada," kata Bahlil dalam konferensi pers secara daring. Demikian dikutip dari Jawapos.com, rabu, (1/3/2026). 

 

 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa pembahasan terkait kemungkinan penyesuaian harga baru akan dilakukan setelah dirinya kembali ke Indonesia.

 

(halaman) 

 

Saat ini, Bahlil masih mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian kunjungan kerja ke Jepang dan Korea Selatan bersama jajaran Kabinet Merah Putih.

 

 

Menurutnya, pemerintah membutuhkan waktu untuk mengkaji secara menyeluruh perkembangan harga energi global sebelum mengambil keputusan.

 

 

Ia menegaskan bahwa hingga awal April 2026, harga BBM non subsidi masih tetap dan belum mengalami perubahan. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) yang belum melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun non subsidi.

 

 

Bahlil berharap apabila nantinya terdapat penyesuaian, kenaikan yang terjadi tidak signifikan. Namun demikian, ia belum dapat memastikan waktu maupun besaran perubahan harga tersebut.

 

"Insya Allah kita kalau penyesuaiannya katakanlah ada, tapi kalau tidak banyak itu jauh lebih baik. Tapi, waktunya, berapanya, itu nanti kita akan dibahas pada fase berikutnya," jelasnya.

 

Pemerintah, lanjutnya, akan mempertimbangkan berbagai aspek secara hati-hati mengingat pergerakan harga minyak dunia yang sangat dinamis. Setiap perubahan di pasar global akan dianalisis secara mendalam agar kebijakan yang diambil tetap tepat dan tidak memberatkan masyarakat.

 

 

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam merumuskan kebijakan energi agar tetap seimbang antara kondisi pasar dan daya beli masyarakat.

 

 

"Terkait dengan urusan BBM Petradex atau solar yang kualitas tinggi, itu juga belum ada penyesuaian harga. Sekali lagi, belum ada penyesuaian harga, dan apa yang disampaikan oleh Pak Mensesneg tadi, saya pikir itu sama," ungkap Bahlil.

 

 

Dengan demikian, keputusan terkait harga BBM non subsidi akan ditetapkan setelah melalui pembahasan lanjutan secara komprehensif di tingkat pemerintah.

 

 

"Menyangkut dengan harga yang ada, kita kan tahu fluktuasinya kan terus menerus, yang non-subsidi, kasih kami waktu untuk menyelesaikan dengan baik. Menyelesaikan dengan baik, bijak, dan betul-betul dengan hal-hal yang wajar," tukasnya. (frcn)