Emil Dardak: Demokrat Rumah Pengabdian, Kader Diminta Aktif Turun ke Rakyat

pemerintahan | 04 April 2026 17:48

Emil Dardak: Demokrat Rumah Pengabdian, Kader Diminta Aktif Turun ke Rakyat
Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa Partai Demokrat merupakan rumah besar pengabdian bagi seluruh kader untuk berbuat nyata di tengah masyarakat, Sabtu (4/4/2026).

“Politik adalah wadah konkret dari apa yang terjadi di sekitar kita. Jika dijalankan dengan semangat kekeluargaan, tantangan seberat apa pun akan terasa lebih ringan,” ujarnya. Demikian dikutip dari surabaya.jawapos.com, Sabtu (4/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Emil dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama ratusan kader Demokrat dari Kabupaten Gresik dan Lamongan yang digelar di Kantor DPC Partai Demokrat Gresik, Jumat (3/4).

Menurut Emil, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana konkret untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat. Ia menekankan pentingnya semangat kekeluargaan dalam menjalankan aktivitas politik.

Emil juga menyebut kehadiran jajaran pengurus pusat menjadi energi baru bagi kader di Jawa Timur untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kinerja politik.

Ia menegaskan bahwa kader Demokrat harus konsisten hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian. Forum silaturahmi juga dinilai menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Emil turut menyoroti peran strategis wilayah Gresik dan Lamongan sebagai bagian dari pengembangan kawasan Pantai Utara (Pantura) yang menjadi tulang punggung industri nasional. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mengawal program pemerintah pusat yang dipimpin Prabowo Subianto.

“Gresik dan Lamongan menjadi bagian penting pengembangan kawasan Pantura, termasuk sabuk industri. Kita di eksekutif juga punya tanggung jawab mengawal program Presiden,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah pembangunan infrastruktur telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat, seperti pembangunan Jembatan Sembayat serta penanganan banjir di wilayah Benjeng dan Balongpanggang.

“Kita dorong pembangunan danau retensi agar air punya tempat ‘parkir’. Penataan ruang juga terus dilakukan agar lebih berkelanjutan,” paparnya.

Emil menutup sambutannya dengan mengajak seluruh kader untuk bekerja lebih keras dan ikhlas dalam membesarkan partai serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan salam dari Ketua Dewan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.

Ia menegaskan bahwa seluruh kader memiliki tanggung jawab besar untuk menyukseskan program pemerintah sekaligus memperkuat posisi partai ke depan.

“Ketum AHY tidak pernah meninggalkan tanggung jawab besar. Beliau terus menjaga kebesaran dan kemajuan Partai Demokrat serta memikirkan kemenangan pada pemilu mendatang,” ujarnya.

Herman juga mengingatkan bahwa perjuangan politik tidak bisa dilakukan secara instan atau hanya menjelang pemilu. Kader harus mulai bergerak sejak sekarang dengan aktif turun ke masyarakat dan membangun kedekatan emosional.

“Kalau kita hadir, berbagi, dan terus berinteraksi, kepercayaan akan terbangun tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” imbuhnya.

Ia menambahkan, soliditas struktur partai hingga tingkat bawah menjadi kunci dalam memahami kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang relevan.

Menurutnya, keteladanan juga ditunjukkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang masih aktif turun langsung menyapa masyarakat di berbagai daerah.

“Pak SBY terus turun ke lapangan menyapa masyarakat. Itu bentuk tanggung jawab untuk menjaga Demokrat tetap dicintai rakyat,” pungkasnya. (frcn)