Dalam pertemuan tersebut, Khofifah menegaskan bahwa sinergi antara Jawa Timur dan Tiongkok memiliki potensi besar, terutama pada sektor industri, pariwisata, pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat kolaborasi antara Jawa Timur dan Tiongkok, baik di sektor investasi, pendidikan, maupun pariwisata, sehingga memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu agenda penting kunjungan Dubes RRT adalah peletakan batu pertama pembangunan pabrik melamin berskala global di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Kabupaten Gresik. Proyek ini dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Timur.