SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai bersiap menghadapi ancaman kemarau panjang 2026. Lewat Rapat Koordinasi (Rakor) di Dyandra Convention Center Surabaya, Selasa (7/4), Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya langkah antisipasi sejak dini.
Rakor ini melibatkan kepala daerah se-Jatim, Forkopimda, hingga instansi teknis seperti BPBD dan BMKG. Fokus utama: mitigasi kekeringan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (8/4/2026).
“Sebentar lagi musim kemarau, potensi bencana harus kita antisipasi bersama mulai sekarang,” tegas Khofifah.