Menurutnya, kemajuan Jawa Timur akan memberikan efek domino terhadap kemajuan nasional. Oleh sebab itu, riset yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi harus mampu diimplementasikan.
“Kalau Jawa Timur maju melaju, maka ini akan menjadi daya dorong kuat bagi Indonesia untuk maju melaju,” imbuhnya.
Khofifah juga menekankan pentingnya penguatan applied science atau ilmu terapan. Hal ini dinilai penting untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan riil di lapangan, termasuk sektor industri dan dunia usaha, serta memperkuat konektivitas dengan pendidikan vokasi seperti SMK.
Ia berharap, riset kolaboratif antar PTN di Jawa Timur nantinya mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan solutif bagi berbagai persoalan daerah.
“Kami cukup sering bersilaturahim dengan para pengambil keputusan. Harapannya, hasil riset ini bisa menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan. Membangun tim kolaborasi riset unggulan adalah langkah yang sangat mulia,” tegasnya.