Ia menjelaskan, pada tahap pertama program Magang Nasional, pemerintah masih menanggung 100 persen uang saku peserta. Namun ke depan, keterlibatan dunia usaha dinilai penting agar program lebih berkelanjutan.
“Kalau sebelumnya full dari pemerintah, sekarang kita dorong kolaborasi,” katanya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa pelaksanaan Magang Nasional 2025 Tahap I telah resmi berakhir setelah berlangsung sejak 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
Dari hasil seleksi, sebanyak 16.112 peserta dinyatakan lolos, terdiri dari 14.952 peserta tahap 1A dan 1.160 peserta tahap 1B. Namun dalam perjalanannya, jumlah peserta aktif berkurang menjadi 11.949 orang, dengan rincian 11.110 peserta tahap 1A dan 839 peserta tahap 1B.