Emil Dardak Ajak IPHI Surabaya Perluas Peran Sosial dan Ekonomi Umat

pemerintahan | 04 Mei 2026 07:48

Emil Dardak Ajak IPHI Surabaya Perluas Peran Sosial dan Ekonomi Umat
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, berpose di depan tumpeng usai pengukuhan pengurus IPHI, MTP, dan AMHI Kota Surabaya masa bakti 2026–2031 di Gedung Menara Wiyata UPN “Veteran” Jawa Timur, Sabtu, (2/5/2026). (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengukuhkan jajaran pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Majelis Taklim Perempuan (MTP), serta Asosiasi Mabrur Haji Indonesia (AMHI) Kota Surabaya untuk masa bakti 2026–2031. Acara berlangsung di Gedung Menara Wiyata UPN “Veteran” Jawa Timur, Sabtu, (2/5/2026).

 

Pengukuhan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat kiprah organisasi alumni haji di Surabaya. Tidak hanya berfokus pada pembinaan spiritual, organisasi juga didorong berkontribusi dalam bidang sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (4/5/2026).

 

Dalam sambutannya, Emil menilai IPHI memiliki kekuatan besar dari sisi modal sosial. Ia menyoroti karakter anggota yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kepedulian sosial sebagai aset penting dalam membangun nilai kemabruran sepanjang hayat.

 

“Surabaya punya etika yang tinggi dan kebersamaan yang luar biasa. Ini menjadi modal sosial penting untuk menghadirkan kebaikan bersama,” ujarnya.

 

 

Emil menegaskan, potensi tersebut perlu diwujudkan dalam langkah nyata melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, hingga penguatan sektor ekonomi syariah. Menurutnya, organisasi alumni haji memiliki posisi strategis dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika masyarakat perkotaan.

 

Sementara itu, Ketua IPHI Surabaya Syukron Djazilan menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada penguatan ukhuwah serta pemberdayaan ekonomi anggota. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah memperluas jaringan organisasi hingga tingkat kecamatan agar pembinaan lebih dekat dengan masyarakat.

 

“Kami ingin membangun dari bawah, supaya persaudaraan ini benar-benar kuat dan memberi dampak nyata,” katanya.

 

Selain itu, IPHI Surabaya juga berkomitmen melanjutkan pembinaan bagi calon jemaah haji, dengan penekanan pada kesiapan spiritual. Harapannya, para calon jemaah dapat menjaga kualitas ibadah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan haji. (ivan)