Ia turut mengingatkan bahwa guru tingkat SMA dan sederajat harus mengajar sesuai bidang keahlian atau linieritas pendidikan masing-masing agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
“Guru mata pelajaran itu harus sesuai bidangnya supaya proses belajar mengajar berjalan maksimal,” jelasnya.
Di sela wawancara, suasana maghrib di Gedung DPRD Jatim terasa semakin hening. Cahaya lampu ruangan berpadu dengan suara aktivitas yang mulai berkurang di lorong gedung dewan.
Bagi Rasiyo, pendidikan bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan tentang menjaga keberlangsungan pembelajaran siswa di sekolah. Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mencari solusi terbaik bagi dunia pendidikan, khususnya bagi guru non-ASN yang selama ini ikut berkontribusi dalam proses belajar mengajar. (ivan)