Pilkades Sidoarjo 2026 Pakai Sistem TPS, Bupati Sebut Efektif Redam Konflik

pemerintahan | 26 Mei 2026 08:01

Pilkades Sidoarjo 2026 Pakai Sistem TPS, Bupati Sebut Efektif Redam Konflik
Subandi Bupati Sidoarjo saat meninjau langsung pelaksanaan Pilkades di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon. (dok suarasurabaya)

SIDOARJO, PustakaJC.co – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjoberlangsung dengan sistem pembagian Tempat Pemungutan Suara (TPS) di masing-masing wilayah desa. Skema baru tersebut dinilai lebih efektif dalam menjaga kondusivitas dan meredam potensi konflik antarpendukung calon kepala desa.

 

Sebanyak 80 desa di 17 kecamatan mengikuti Pilkades serentak tahun ini dengan total 230 calon kepala desa (cakades) yang bersaing dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Dilansir dari suarasurabaya.net, (26/5/2026).

 

Bupati Subandi mengatakan, sistem TPS terpisah membuat proses pemungutan suara berjalan lebih tertib dibanding pola lama yang dipusatkan di satu lokasi desa.

 

“Hari ini kita sidak bersama Forkopimda, ada Pak Kapolres dan teman-teman OPD untuk melihat kondisi riil di lapangan. Alhamdulillah, di dua TPS yang kita kunjungi semua berjalan dengan baik,” ujar Subandi saat meninjau TPS 02 Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Minggu, (24/5/2026).

 

 

Menurutnya, penyebaran TPS di beberapa titik mampu mengurangi gesekan antarpendukung yang sebelumnya kerap terjadi saat pemungutan suara dipusatkan di satu area.

 

“Alhamdulillah sistem per TPS ini pengurangan konflik internal sangat terasa sekali. Berbeda dengan sistem yang dulu dipusatkan di desa, sekarang semuanya berjalan lebih baik,” katanya.

 

Ia menambahkan, kondusivitas Pilkades juga tidak lepas dari peran para calon kepala desa dan relawan yang mampu menjaga situasi tetap aman dan damai selama tahapan pemungutan suara berlangsung.

 

Subandi pun mengimbau seluruh masyarakat tetap menjaga suasana adem ayem hingga proses penghitungan dan penetapan hasil selesai.

 

“Siapapun yang terpilih nantinya, itulah kepala desa kita yang harus didukung bersama,” tegasnya. (ivan)