Khofifah Soroti Lonjakan Harga Pangan di Malang, Stok SPHP dan MinyaKita Tersendat

pemerintahan | 30 Mei 2026 08:35

Khofifah Soroti Lonjakan Harga Pangan di Malang, Stok SPHP dan MinyaKita Tersendat
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (dok kompas)

MALANG, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyoroti kenaikan harga sejumlah bahan pokok di Kota Malang, termasuk temuan cabai rawit yang menembus Rp120.000 per kilogram di Pasar Klojen saat melakukan inspeksi mendadak pada Jumat, (29/5/2026).

 

Dalam sidak tersebut, Khofifah juga menemukan persoalan lain yang dinilai cukup krusial, yakni minimnya pasokan beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng MinyaKita di sejumlah pasar tradisional. Dilansir dari kompas.com, Sabtu. (30/5/2026).

 

Dari hasil dialog dengan pedagang, diketahui bahwa pasokan terakhir kedua komoditas tersebut masuk sebelum bulan Ramadan 2026, dan hingga kini belum kembali tersuplai secara rutin.

 

“Pasar Klojen ini salah satu pasar yang menjadi referensi Siskaperbapo. Jadi, harga-harga sembako di sini tiap hari kita update dinamikanya. Ini menjadi catatan penting bagi kami, baik dari Pemprov maupun Kota Malang,” ujar Khofifah.

 

 

Ia menegaskan kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas pemerintah daerah dengan Perum Bulog sebagai pihak penyalur, agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.

 

Menurut Khofifah, Pasar Klojen memiliki peran penting sebagai pasar rujukan dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), sehingga fluktuasi harga di lokasi tersebut menjadi indikator penting kondisi pangan di daerah.

 

Sebelumnya, pedagang juga melaporkan bahwa harga cabai rawit terus mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp100.000 per kilogram sebelum akhirnya mencapai Rp120.000 per kilogram dalam beberapa hari terakhir. (ivan)