Pemprov Jatim Tambah Porsi Telur dalam MBG, Bantu Serap Produksi Peternak

pemerintahan | 31 Mei 2026 12:48

 

Menurut dia, kondisi tersebut dipicu meningkatnya kapasitas produksi peternak yang sebelumnya mengantisipasi kebutuhan hari raya dan program MBG. Namun, realisasi penyerapan pasar tidak sesuai perkiraan sehingga stok telur menumpuk dan harga turun hingga berada di bawah harga pokok produksi.

 

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Jatim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, serta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat penyerapan telur melalui program MBG dengan mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menambah porsi telur dalam menu makanan.

 

Selain melalui program MBG, pemerintah juga mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi protein hewani, khususnya telur, guna membantu menyerap produksi peternak lokal yang saat ini melimpah.

 

Indyah menambahkan, peternak saat ini juga menghadapi tekanan tingginya biaya produksi akibat kenaikan harga jagung sebagai bahan baku utama pakan ternak. Jagung menyumbang sekitar 50 hingga 60 persen dari total biaya produksi peternakan ayam petelur.