Menurutnya, publik tidak perlu berspekulasi karena keterkaitannya dengan MBG dapat diverifikasi melalui data dan fakta yang ada. Ia memastikan tidak memiliki hubungan dengan pengelolaan maupun pelaksanaan program MBG.
Sebelumnya, nama Musyafak muncul dalam daftar 24 orang yang beredar di media sosial dan grup percakapan serta dikaitkan dengan dugaan korupsi MBG. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan Musyafak terlibat dalam perkara tersebut.
Musyafak menegaskan dirinya siap jika dilakukan penelusuran maupun verifikasi terhadap informasi yang beredar di masyarakat.
“Silakan dicek,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi atas berbagai informasi yang berkembang terkait dugaan keterlibatannya dalam program MBG maupun pengelolaan SPPG di Jawa Timur. (ivan)