SURABAYA, PustakaJC.co – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf membantah keras keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi perhatian publik.
Musyafak menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan dirinya dengan program MBG maupun pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak benar. Ia juga membantah memiliki hubungan dengan pihak mana pun yang terkait dengan pelaksanaan program tersebut.
Terkait informasi yang beredar, Musyafak menyatakan tidak memiliki hubungan dengan pengelolaan SPPG di Surabaya maupun daerah lain di Jawa Timur, termasuk SPPG yang berada di kawasan Mulyorejo, Kalisari, Rungkut, Bubutan, Pacar Keling, maupun wilayah lainnya.
“Semua itu tidak benar adanya karena saya tidak punya atau punya hubungan dengan siapa pun terkait MBG.” tegas Musyafak, kepada Jurnalis PustakaJC.co, Kamis, (11/6/2026).
Menurutnya, publik tidak perlu berspekulasi karena keterkaitannya dengan MBG dapat diverifikasi melalui data dan fakta yang ada. Ia memastikan tidak memiliki hubungan dengan pengelolaan maupun pelaksanaan program MBG.
Sebelumnya, nama Musyafak muncul dalam daftar 24 orang yang beredar di media sosial dan grup percakapan serta dikaitkan dengan dugaan korupsi MBG. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan Musyafak terlibat dalam perkara tersebut.
Musyafak menegaskan dirinya siap jika dilakukan penelusuran maupun verifikasi terhadap informasi yang beredar di masyarakat.
“Silakan dicek,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi atas berbagai informasi yang berkembang terkait dugaan keterlibatannya dalam program MBG maupun pengelolaan SPPG di Jawa Timur. (ivan)