1.100 Kuota Beasiswa Santri Jatim 2026 Dibuka, Khofifah Tambah Program STEM untuk Pesantren

pemerintahan | 12 Juni 2026 08:06

 

Khofifah menegaskan peningkatan kualitas SDM menjadi kebutuhan mendesak di tengah pergeseran pusat pertumbuhan ekonomi dan peradaban dunia yang semakin mengarah ke kawasan Asia. Karena itu, penguatan pendidikan bagi generasi muda, termasuk santri, harus terus dilakukan agar mampu bersaing di tingkat internasional.

 

“Saya optimistis Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengambil peran dalam perkembangan peradaban dunia melalui pendidikan, budaya, dan teknologi yang terus berkembang,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua LPPD Jawa Timur, Abdul Halim Soebahar, menjelaskan kuota beasiswa tahun 2026 sebanyak 1.100 penerima yang terbagi dalam berbagai skema pendidikan. Program tersebut mencakup jenjang sarjana (S1), magister (S2), doktoral (S3), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Ma’had Aly Marhalah Ula dan Marhalah Tsaniah, hingga program magister di Universitas Al-Azhar Mesir.

 

Menurutnya, jumlah perguruan tinggi yang bermitra dalam program ini terus meningkat setiap tahun. Pada 2026 tercatat 64 perguruan tinggi di Jawa Timur serta Universitas Al-Azhar Mesir menjadi mitra penyelenggara.

 

“Sejak tahun 2019 hingga sekarang sudah ada sekitar 150 perguruan tinggi yang bekerja sama dalam program ini, termasuk Al-Azhar,” katanya.