Pasir Berbisik yang Mulai Senyap, Ikhtiar Jawa Timur Menyelamatkan Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan

pemerintahan | 17 Juni 2026 18:31

 

Salah satu program strategis yang kini dijalankan adalah pembangunan Jalur Lingkar Kaldera Tengger. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mengarahkan pergerakan kendaraan jip wisata agar tetap berada pada koridor yang telah ditetapkan.

 

Tujuannya bukan sekadar mengatur lalu lintas wisatawan, melainkan mengurangi tekanan terhadap kawasan pasir Bromo yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama.

 

Di balik pembangunan jalur tersebut, tersimpan kegelisahan yang lebih besar mengenai perubahan karakter alam yang mulai terjadi akibat aktivitas wisata yang tidak terkendali.

 

Evy menyoroti fenomena yang dahulu begitu melekat dengan Bromo, yakni "pasir berbisik". Fenomena alam yang bahkan menginspirasi karya seni dan film itu kini mulai jarang dirasakan wisatawan.

 

"Dulu kita sangat akrab dengan istilah pasir berbisik di kawasan Bromo. Sekarang kondisinya sudah berbeda karena aktivitas kendaraan yang tidak tertata. Oleh sebab itu pemerintah bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru membuat jalur khusus agar sumber daya alam yang mulai terganggu ini dapat kembali pulih," ungkapnya.