SURABAYA, PustakaJC.co - Saat banyak sektor mulai merasakan dampak melemahnya rupiah, penyeberangan laut Ujung Surabaya-Kamal Madura justru masih bertahan tanpa kenaikan tarif. Di tengah nilai tukar dolar Amerika Serikat yang sempat menembus Rp18.181, layanan transportasi yang menjadi penghubung Surabaya dan Madura itu tetap berjalan normal.
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya memastikan hingga saat ini belum ada rencana penyesuaian tarif penyeberangan. Meski biaya operasional menghadapi tekanan akibat kondisi ekonomi global, masyarakat masih dapat menikmati layanan dengan tarif yang sama seperti sebelumnya.
Kepala Departemen Bisnis dan Pelayanan ASDP Cabang Surabaya, M Reza Falevi, mengatakan lintasan Ujung-Kamal tetap dipertahankan sebagai alternatif transportasi selain Jembatan Suramadu.