Lebih lanjut, Khofifah memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat transformasi layanan kesehatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta penguatan riset yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia optimistis keberhasilan RSUD Dr Soetomo akan menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain di Jawa Timur untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kita ingin rumah sakit-rumah sakit di Jawa Timur tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan rujukan dunia. Dengan kerja keras dan kolaborasi, saya optimistis Jawa Timur akan terus menjadi episentrum layanan kesehatan berkualitas di Indonesia,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Khofifah berharap capaian tersebut tidak membuat seluruh jajaran rumah sakit cepat berpuas diri. Sebaliknya, penghargaan itu harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan dan peringkat adalah pengakuan atas kerja keras. Tetapi yang paling utama adalah bagaimana kehadiran rumah sakit benar-benar memberikan manfaat, menghadirkan harapan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Itulah tujuan utama yang harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya.
(int)