Khofifah menegaskan, penguatan sinergi dengan BPKP sangat penting untuk mengawal akuntabilitas pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah agar mampu memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
"Tentu ini dalam rangka mengawal akuntabilitas pelaksanaan berbagai program prioritas agar memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Menurutnya, berbagai pendampingan, referensi, serta rekomendasi yang diberikan BPKP menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak luas terhadap pembangunan daerah.
"Kami sangat senang jika kami mendapatkan pendampingan, referensi dan rekomendasi. Sebetulnya kebijakan strategis yang bisa kita dorong lebih produktif lagi itu menjadi sangat penting," tuturnya.
Khofifah berharap komunikasi dan interaksi yang terjalin antara Pemprov Jatim dan BPKP semakin kuat sehingga mampu menghasilkan perencanaan yang lebih detail sebagai landasan penyusunan kebijakan strategis.
"Jadi bersama BPKP saya rasa kita semua bisa membangun komunikasi dan interaksi yang lebih produktif, kita butuh detail plan untuk merumuskan macro policy secara nasional bukan hanya Jawa Timur," jelasnya.