Pemprov Jatim Tunggu Rekomendasi Ahli Gizi untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

pemerintahan | 03 Juli 2026 16:07

 

Menurutnya, manfaat MBG tidak hanya dirasakan oleh penerima program seperti anak-anak, santri, ibu hamil, dan balita. Program tersebut juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM sebagai pemasok bahan pangan.

 

Untuk menjaga kualitas pelaksanaan MBG, Pemprov Jatim telah membentuk Satuan Tugas MBG yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur. Satgas tersebut bertugas memastikan seluruh dapur penyedia makanan memenuhi standar keamanan pangan, pengelolaan makanan, serta memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

 

Adhy menegaskan, keberhasilan program membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar standar mutu makanan tetap terjaga sekaligus mampu memberdayakan UMKM dalam rantai pasok pangan.

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP Persagi Doddy Izwardy memberikan apresiasi atas keberhasilan Jawa Timur menurunkan prevalensi stunting dari 17,7 persen menjadi 14,7 persen. Capaian tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan penurunan stunting terbaik di Indonesia.

 

Menurut Doddy, keberhasilan tersebut menjadi salah satu alasan Surabaya dipercaya menjadi tuan rumah TIN II Persagi yang diikuti ahli gizi dari 31 provinsi. Forum itu membahas berbagai isu strategis, mulai dari keamanan pangan, ketahanan gizi, kesehatan saluran cerna, hingga edukasi gizi masyarakat.

 

“Keberhasilan Jawa Timur dalam menurunkan angka stunting menunjukkan sinergi pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan mampu memperkuat pembangunan gizi masyarakat,” katanya.