Eks Hi-Tech Mall Resmi Dibuka Kembali, Pemkot Surabaya Sulap Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda

pemerintahan | 06 Juli 2026 06:36

Eks Hi-Tech Mall Resmi Dibuka Kembali, Pemkot Surabaya Sulap Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda
Suasana eks Hi-Tech Mall dalam proses revitalisasi. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya resmi melakukan soft launching eks Hi-Tech Mall sebagai pusat kreativitas bagi anak muda dan komunitas pada Minggu, (5/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali salah satu ikon pusat perdagangan teknologi di Kota Pahlawan dengan wajah dan fungsi baru.

 

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan eks Hi-Tech Mall kini diproyeksikan sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas serta berbagai aktivitas komunitas. Dilansir dari suarasurabaya.net, Senin, (6/7/2026).

 

“Soft launching sudah dilakukan malam ini. Ke depan tempat ini akan dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul anak muda dan berbagai komunitas di Surabaya,” ujar Herry.

 

 

Menurutnya, Pemkot Surabaya masih terus melakukan penyempurnaan fasilitas agar kawasan tersebut semakin nyaman digunakan. Berbagai kebutuhan komunitas juga tengah dipersiapkan, termasuk penyediaan tenant yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif.

 

“Masih ada beberapa hal yang sedang disiapkan untuk mendukung aktivitas komunitas. Kami berharap semakin banyak komunitas yang nantinya menempati tenant yang telah disediakan,” jelasnya.

 

Tak hanya menjadi ruang berkumpul, eks Hi-Tech Mall juga diarahkan menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda. Berbagai kegiatan seperti e-sport, industri kreatif, seni, hingga inovasi digital diharapkan dapat berkembang dari lokasi tersebut.

 

“Pemkot ingin tempat ini benar-benar menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menyalurkan kreativitasnya,” pungkas Herry.

 

 

Revitalisasi eks Hi-Tech Mall diharapkan mampu menghadirkan ekosistem ekonomi kreatif baru di Surabaya sekaligus menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai pusat perdagangan perangkat teknologi dan komputer. (ivan)