Menurutnya, Pemkot Surabaya masih terus melakukan penyempurnaan fasilitas agar kawasan tersebut semakin nyaman digunakan. Berbagai kebutuhan komunitas juga tengah dipersiapkan, termasuk penyediaan tenant yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif.
“Masih ada beberapa hal yang sedang disiapkan untuk mendukung aktivitas komunitas. Kami berharap semakin banyak komunitas yang nantinya menempati tenant yang telah disediakan,” jelasnya.
Tak hanya menjadi ruang berkumpul, eks Hi-Tech Mall juga diarahkan menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda. Berbagai kegiatan seperti e-sport, industri kreatif, seni, hingga inovasi digital diharapkan dapat berkembang dari lokasi tersebut.
“Pemkot ingin tempat ini benar-benar menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menyalurkan kreativitasnya,” pungkas Herry.
Revitalisasi eks Hi-Tech Mall diharapkan mampu menghadirkan ekosistem ekonomi kreatif baru di Surabaya sekaligus menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai pusat perdagangan perangkat teknologi dan komputer. (ivan)