Menurutnya, kebijakan stabilisasi harga juga didukung pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok yang menerima pembaruan harga dari 121 titik pantauan pasar di seluruh Jawa Timur.
Pada pelaksanaan Pasar Murah ke-81 di Desa Bulukandang, total transaksi mencapai Rp92.701.500. Nilai tersebut terdiri atas transaksi komoditas bahan pokok sebesar Rp85.690.000 dan transaksi produk UMKM sebesar Rp7.011.500.
Komoditas yang paling diminati masyarakat adalah beras SPHP. Sebanyak 1.200 sak berukuran 5 kilogram habis terjual dengan nilai transaksi mencapai Rp66 juta.
Selain beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga daging ayam ras juga ludes diborong masyarakat.
Sementara itu, beras premium terjual sebanyak 78 sak dari stok 100 sak yang disediakan. Adapun telur ayam ras terjual 150 kilogram dari total stok 200 kilogram, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan pasar murah tersebut. (ivan)