PASURUAN, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim kembali menggelar Pasar Murah ke-81 di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Minggu, (5/7/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika inflasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Disperindag Jatim Iwan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pemerintah desa setempat. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (6/7/2026).
Kepala Disperindag Jatim, Iwan, mengatakan pelaksanaan pasar murah akan terus disesuaikan dengan perkembangan inflasi dan kondisi harga kebutuhan pokok setiap bulan.
“Pasar murah ini akan terus bergerak sesuai arahan Ibu Gubernur. Tujuannya untuk stabilisasi harga dengan menyesuaikan kondisi inflasi setiap bulan, karena perkembangan inflasi selalu berbeda-beda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain menjaga stabilitas harga, pasar murah kini diperluas hingga tingkat desa dan kecamatan agar masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sebelumnya, kegiatan serupa lebih banyak dipusatkan di kawasan perkotaan atau alun-alun.
Disperindag Jatim juga mengintegrasikan pasar murah dengan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM). Pada akhir tahun, pemerintah akan mengevaluasi jumlah pelaku usaha yang terlibat beserta nilai transaksi yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.
Dalam penyelenggaraannya, Disperindag Jatim bekerja sama dengan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan komoditas strategis seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng di setiap lokasi pasar murah.
“Harapannya, masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga,” kata Iwan.
Menurutnya, kebijakan stabilisasi harga juga didukung pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok yang menerima pembaruan harga dari 121 titik pantauan pasar di seluruh Jawa Timur.
Pada pelaksanaan Pasar Murah ke-81 di Desa Bulukandang, total transaksi mencapai Rp92.701.500. Nilai tersebut terdiri atas transaksi komoditas bahan pokok sebesar Rp85.690.000 dan transaksi produk UMKM sebesar Rp7.011.500.
Komoditas yang paling diminati masyarakat adalah beras SPHP. Sebanyak 1.200 sak berukuran 5 kilogram habis terjual dengan nilai transaksi mencapai Rp66 juta.
Selain beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, cabai rawit merah, cabai merah besar, hingga daging ayam ras juga ludes diborong masyarakat.
Sementara itu, beras premium terjual sebanyak 78 sak dari stok 100 sak yang disediakan. Adapun telur ayam ras terjual 150 kilogram dari total stok 200 kilogram, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan pasar murah tersebut. (ivan)