Menurut Khofifah, dipilihnya Pulau Madura sebagai lokasi pelaksanaan program tahun ini didasarkan pada kebutuhan percepatan pembangunan kawasan, terutama pada sektor infrastruktur, permukiman, pelayanan dasar, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Insya Allah multiplier effect-nya akan sangat besar bagi percepatan pembangunan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Pulau Madura,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
“Ketika seluruh elemen bergerak bersama, pembangunan akan berlangsung lebih cepat, lebih merata, dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tegasnya.