Khusus Pulau Madura, sebanyak 377 unit RTLH akan direnovasi, terdiri atas 94 unit di Bangkalan, 94 unit di Sampang, 94 unit di Pamekasan, dan 95 unit di Sumenep.
“Kolaborasi panjang ini membuktikan bahwa sinergi Pemprov Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya tidak hanya memperbaiki rumah masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesehatan, rasa aman, serta kualitas hidup keluarga penerima manfaat,” tegas Khofifah.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pihak menjaga semangat gotong royong agar seluruh program dapat terlaksana tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat waktu.
“Dengan semangat kebersamaan, kita jadikan Karya Bakti Skala Besar TNI sebagai momentum memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkokoh ketahanan wilayah di Pulau Madura,” pungkasnya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin menegaskan bahwa Karya Bakti Skala Besar merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan dan mengatasi berbagai persoalan masyarakat.
“Penghargaan dan apresiasi kepada Ibu Gubernur yang telah memberikan komitmen sinergi dan kolaborasi sehingga program ini bisa terselenggara. Ini wujud nyata pengabdian TNI kepada bangsa dan negara,” kata Rudi.