Sebagai upaya mempercepat terbentuknya sekolah tangguh bencana, BPBD Jawa Timur menggelar pelatihan TOF SPAB pada 6–7 Juli 2026 yang diikuti 50 guru perwakilan dari 38 kabupaten/kota. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi BPBD Jawa Timur bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Timur, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, serta Dinas Pendidikan Jawa Timur.
Melalui pelatihan tersebut, para guru dipersiapkan menjadi fasilitator di sekolah masing-masing agar mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana kepada siswa, tenaga pendidik, maupun warga sekolah lainnya.
Ketua IGI Jawa Timur, Sukari, menilai guru memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan. Menurutnya, peningkatan kapasitas guru menjadi langkah strategis untuk menciptakan sekolah yang lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari kebijakan SPAB, Kajian Risiko Bencana Partisipatif (KRBP), pembentukan Tim Siaga Sekolah, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga simulasi penanganan bencana.