Menurut Evy, keberhasilan Festival Nasional Reog Ponorogo masuk kategori unggulan tidak terlepas dari posisi Reog sebagai warisan budaya takbenda dunia yang telah ditetapkan UNESCO. Festival tersebut kini tidak hanya diikuti kelompok Reog dari Jawa Timur, tetapi juga komunitas Reog dari berbagai daerah di Indonesia.
“Festival Nasional Reog Ponorogo sudah level nasional. Keberadaan kelompok Reog tidak hanya ada di Jawa Timur, tetapi juga tersebar di seluruh Indonesia bahkan beberapa negara seperti Jepang, Australia, dan Korea. Ke depan kami sedang memikirkan bagaimana festival ini bisa berkembang ke level internasional,” katanya.
Sementara itu, Jember Fashion Carnaval dinilai telah memiliki reputasi internasional dan menjadi salah satu ikon karnaval Indonesia yang dikenal luas oleh komunitas kreatif dunia.
“Jember Fashion Carnaval ini adalah barometer event karnaval yang ada di Indonesia. Banyak fotografer internasional yang sudah mengenal dan mempromosikan event ini. Bahkan pada 2024, JFC menjadi salah satu event karnaval terbaik di dunia,” ujar Evy.