Kinerja Pengadaan Pangan Melesat, Serapan Gabah BULOG Jatim Capai 100 Persen

pemerintahan | 12 Juli 2026 14:34

Kinerja Pengadaan Pangan Melesat, Serapan Gabah BULOG Jatim Capai 100 Persen
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak bersama Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jatim, Langgeng Wisnu A saat melakukan kunjungan di Gudang Bulog Jatim. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kinerja pengadaan pangan Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur menunjukkan capaian positif sepanjang 2026. Hingga pertengahan Juli, penyerapan gabah petani telah mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan perusahaan dengan total kuantum mencapai 884.559 ton setara beras.

 

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan BULOG Jatim dalam memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Keberhasilan itu juga dinilai sebagai hasil sinergi berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, dinas pertanian, TNI, Polri, penyuluh pertanian hingga mitra penggilingan di lapangan. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (12/7/2026).

 

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A, mengatakan pencapaian penyerapan gabah tahun ini telah dipersiapkan secara matang sejak awal tahun melalui berbagai langkah strategis.

 

“Capaian ini kami siapkan dengan maksimal mulai awal tahun. Persiapan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan dinas terkait, kesiapan Tim Jemput Pangan BULOG, penyediaan anggaran pembelian Gabah Kering Panen (GKP), koordinasi dengan TNI dan Polri, penyuluh pertanian, hingga kesiapan mitra maklon untuk mengolah gabah petani,” ujar Langgeng dalam keterangannya di Surabaya.

 

 

Menurutnya, realisasi penyerapan gabah tahun ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengadaan yang dijalankan BULOG sekaligus meningkatnya kepercayaan petani terhadap program pembelian pemerintah.

 

Langgeng menegaskan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam proses penyerapan hasil panen di lapangan.

 

“Capaian luar biasa ini tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Jawa Timur, para bupati dan wali kota, serta Dinas Pertanian melalui para penyuluh di lapangan. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada PPL, TNI melalui Babinsa, Polri melalui Bhabinkamtibmas, dan Tim Jemput Gabah Perum BULOG yang bekerja tanpa lelah demi mengamankan hasil panen petani,” katanya.

 

Meski target penyerapan gabah telah terpenuhi sepenuhnya, BULOG Jatim memastikan aktivitas pembelian hasil panen petani tetap akan berlanjut. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga harga gabah di tingkat produsen agar tetap stabil dan menguntungkan petani.

 

“Walaupun sudah melampaui target, kami tetap akan menyerap gabah petani. Ini adalah bentuk komitmen dan kehadiran negara melalui BULOG untuk menjaga agar harga gabah di tingkat petani tidak anjlok dan tetap berada pada level yang menguntungkan mereka,” tegas Langgeng.

 

 

 

 

Selain fokus pada komoditas padi dan beras, BULOG Jatim juga terus meningkatkan penyerapan komoditas pangan lainnya, terutama Jagung Pipil Kering (JPK). Hingga saat ini, realisasi penyerapan JPK telah mencapai 50.727 ton atau sekitar 50,73 persen dari target yang ditetapkan.

 

Langgeng optimistis capaian penyerapan jagung akan terus meningkat seiring berlangsungnya musim panen di berbagai sentra produksi Jawa Timur.

 

“Kami optimistis penyerapan jagung akan terus bertambah seiring berjalannya musim panen. BULOG akan terus hadir untuk menyerap hasil produksi petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan,” ujarnya.

 

Melalui capaian tersebut, Perum BULOG Kanwil Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga stabilitas harga komoditas strategis, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Keberhasilan mencapai target penyerapan gabah menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan pangan di Jawa Timur. (ivan)