BANYUWANGI, PustakaJC.co – Pengalihan rute penyeberangan Ketapang-Lembar ke Pelabuhan Jangkar, Situbondo, dinilai menimbulkan dampak bagi pelaku transportasi logistik. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur Nyono menyebut perubahan jalur tersebut membuat sebagian sopir harus menempuh perjalanan darat yang lebih panjang dibandingkan saat rute Ketapang-Lembar masih beroperasi.
Hal itu disampaikan Nyono usai mengikuti rapat koordinasi yang dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono, Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo, pihak ASDP, TNI-Polri, serta perwakilan sopir logistik di Kantor ASDP Ketapang, Banyuwangi, Sabtu, (11/7/2026).
Dalam forum tersebut, Nyono mengaku baru mengetahui bahwa layanan penyeberangan Ketapang-Lembar telah dihentikan dan seluruh operasionalnya dialihkan ke Pelabuhan Jangkar. Dilansir dari kompas.com, Minggu, (12/7/2026).
“Ketapang-Lembar saya enggak tahu kalau itu dihentikan. Kami beranggapan bahwa Ketapang-Lembar itu masih aktif. Ternyata dihentikan, diganti Jangkar-Lembar,” kata Nyono.