Gus Iqdam juga mengingatkan pentingnya membangun kehidupan dengan landasan takwa kepada Allah SWT, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta senantiasa bertawadhu dan berkhidmat kepada para ulama. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat persatuan umat.
Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam turut menceritakan perjalanan panjang Khofifah yang menurutnya telah istiqamah bersholawat sejak usia muda. Ia menyebut Gubernur Jawa Timur itu tetap menjaga jati dirinya sebagai seorang santri meski mengemban amanah sebagai pemimpin daerah.
"Ibu Khofifah ini sudah lama istiqomah bersholawat, sejak kecil sampai sekarang. Beliau menjadi contoh bahwa menjadi pejabat tidak meninggalkan jati dirinya sebagai santri. Insyaallah, orang yang istiqomah dalam bersholawat akan dijamin kebaikan hidupnya di dunia dan semoga juga mendapatkan kebahagiaan di akhirat," pungkas Gus Iqdam.