Sementara itu, Sekretaris BPBD Jatim, Andika, menegaskan bahwa SRPB merupakan mitra strategis BPBD dalam berbagai kegiatan penanggulangan bencana, baik di Jawa Timur maupun di luar daerah.
Ia menyebut kolaborasi antara BPBD dan SRPB selama ini telah berjalan dalam berbagai program, seperti Desa Tangguh Bencana (Destana), Pesantren Tangguh Bencana (Pestana), hingga program BUMD Tangguh Bencana.
Terkait pelaksanaan Kongres IV SRPB Jatim, BPBD Jatim menyatakan siap memberikan dukungan fasilitas tempat penyelenggaraan. Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Grha Majapahit di kompleks Kantor BPBD Jatim maupun Gedung Temprina yang memiliki kapasitas lebih besar.
“Kami siap memfasilitasi lokasi pelaksanaan kongres. Selama ini kami juga memfasilitasi rapat koordinasi tahunan SRPB Jatim, meski tahun ini belum dapat dialokasikan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran,” kata Andika.
Dengan dukungan DPRD dan BPBD Jatim, Kongres IV SRPB diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas relawan, serta memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis kolaborasi di Jawa Timur. (ivan)